Selasa, 29 September 2015

MANAGEMENT



PENGERTIAN MANEJEMEN SECARA UMUM

Manajemen berasal dari bahasa inggris yaitu”management”dengan kata kerja to manage yang secara umum berarti mengurusi. Mangemen sebagai ilmu dan seni mengapa demikian? Karena antara keduanya tidak dapat di pisahkan. Manajemen sebagai ilmu yaitu sebagai suatu ilmu pengetahuan, dan manajemen sebagai seni yaitu sebagai suatu keterampilan dalam menerapkan ilmu pengetahuan tersebut, oleh karena itu managemen sebagai suatu ilmu dan seni tidak dapat di pisahkan karena kedunya saling berkaitan satu sama lain dan saling membutuhkan untuk menjalakan suatu perusahaan. Adapun  manajemen menurut para ahli yaitu sebagai berikut:

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli


George.R.Terry yang mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan organisasional maksud yang nyata.
Pengertian manajemen menurut Encylopedia of the Social Science, mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah suatu proses yang pelaksanaan tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi.
Pengertian manajemen menurut Mary Parker Follet, mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah sebuah seni atau management is an art). Setiap pekerjaan mampu diselesaikan oleh orang lain.
Pengertian manajemen menurut James A.F Stoner, yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, dan penggunaan sumber daya organisasi yang lain agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
Pengertian manajemen menurut Lawrence A. Appley adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain.
Pengertian manajemen Wilson Bangun adalah rangkaian aktivitas-aktivitas yang dikerjakan oleh anggota-anggota organisasi untuk mencapai tujuannya.
Pengertian manajemen menurut Koontz, mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah seni yang paling produktif selalu didasarkan pada pemahaman terhadap ilmu yang mendasarinya.

 


Fungsi Manajemen


Fungsi Manajemen - Fungsi manajemen adalah suatu elemen-elemen dasar yang selalu ada yang berada dalam suatu proses manajemen yang menjadi acuan/ patokan bagi manejer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan yang di inginkan untuk memajukan suatu perusahaan. Fungsi Manajemen adalah sebagai berikut:

Fungsi Perencanaan (Planning) 
Perencanaan/planning adalah suatu yang akan di rencanakan tentang apa yang akan di capai dalam suatu perusahaan. Perencanaan merupakan persiapan untuk melakukan suatu tujuan berupa suatu tindakan yang akan di lakukan suatu perusahaan.Tanpa perencanaan suatu suatu perusahaan tidak akan berjalan dengan baik.

Beberapa Arti Perencanaan Menurut Para Ahli :
1.     Garth N.Jone, Perencanaan adalah suatu proses pemilihan dan pengembanngan dari pada tindakan yang paling baik untuk pencapaian tugas.
2.   M.Farland, Perencanan adalah suatu fungsi dimana pimpinan kemungkinan mengunakan sebagian pengaruhnya untuk mengubah daripada wewenangnya.
3.     Abdulrachman (1973), Perencanaan adalah pemikiran rasional berdasarkan fakta-fakta dan atau perkiraan yang mendekat (estimate) sebagai persiapan untuk melaksanakan tindakan-tindakan kemudian.
4.     Siagian (1994), Perencanaan adalah keseluruhan proses pemikiran dan penetuan secara matang daripada hal-hal yang akan dikerjakan di masa yang akan datang dalam rangka pencapaian yang telah ditentukan.
5.      Terry (1975), Perencanaan adalah pemilihan dan  fakta-fakta, membuat serta menggunakan asumsi-asumsi yang berkaitan dengan masa datang dengan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan tertentu yang diyakini diperlukan untuk mencapai suatu hasil tertentu.
6.      Kusmiadi (1995), Perencanaan adalah  proses dasar yang kita gunakan  untuk memilih tujuan-tujuan dan menguraikan bagaimana cara pencapainnya.
perusahaan tidak akan menjalankan fungsi-fungsi manajemen berikutnya dengan baik dan benar dan tidak akan berjalan sesuai keinginan.
     

2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing) 
Pengertian pengorganisasian/organizing adalah membagi suatu kegiatan besar menjadi suatu kegiatan-kegiatan kecil dengan membagi dalam setiap tugas agar tercapainya suatu tujuan dengan lebih mudah. Dan mengalokasikan sumber daya, serta mengkoordinasikan dalam rangka efektivitas pencapaian suatu tujuan yang ingin di lakukan perusahaan.

3. Fungsi Pengarahan (Directing)
Pengertian pengarahan/directing adalah suatu tindakan yang membuat suatu kelompok atau anggota menuruti semua keinginan yang sudah di buat/atau di rencanakan oleh pimpinan atau manager.
4. Fungsi pengendalian/pengawasan (controling)
Pengetian pengarahan/cotroling adalah fungsi terakhir dari manajemen, fungsi ini tidak dapat di pisahkan dari perencanaan karena suatu manajemen tidak akan berjalan tanpa adanya perencanaan dan tidak akan berjalan tanpa adanya pengendalian atau pengawasan dari suatu fungsi yang akan di jalankan suatu perusahaan tersebut. Tujuan dari pengawasan atau pengendalian adalah agar proses pelaksanaan yang di lakukan sesuai prosedur atau rencana yang sudah di tentukan oleh manager.

Bidang-Bidang Manajemen

Bidang-Bidang Manajemen
     Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, pengertian manajemen ditinjau dari segi seni adalah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.Dapat di simpulkan bawa sebuah organisasi tidak bisa berjalan sendiri harus saling berhubungan satu sama lain.

1. Manajemen Produksi
     Manajemen produksi merupakan salah satu bidang manajemen yang penting. Ketika mutu produk atau jasa menjadi kunci dalam memenangi persaingan bisnis, peran manajemen produksi terasa semakin penting bagi perusahaan. Kegiatan produksi yang buruk dapat mengakibatkan pemborosan dalam bentuk menumpuknya persedian dan perusahaan tidak akan mendapatkan suatu keuntungan.
A   Pengertian manajemen produksi



a.   Pengertian manajemen produksi


Pengertian dari manajemen produksi itu sendiri sebenarnya adalah merupakan bagian dari manajemen yang bertujuan untuk mengkoordinasikan berbagai kegiatan yang mana kegiatan tersebut benar-benar merupakan upaya untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
Jadi lebih singkatnya, manajemen produksi adalah hal-hal yang menyangkut pengambilan keputusan yang sangat berhubungan erat dengan proses produksi sehingga akan membantu perusahaan ataupun organisasi dalam mencapai keberhasilan yang diharapkan.


b. Perancangan sistem produksi
Ketika merancang sistem produksi, manajemen harus mempertimbangkan rancangan produk (jasa), volume produksi, proses produksi, lokasi dan tata letak, serta rancangan kerja.
1. Rancangan produk (jasa). Rancangan produk dipelajari oleh bagian produksi
2. Volume produksi. Manajemen harus mempertimbangkan kapasitas produksi
yang dimiliki. Contohnya, apakah fasilitas produksi yang dimiliki mampu
menghasilkan produk dalam jumlah yang sesuai dengan yang diharapkan.
Kemudian, berapa jumlah yang diproduksi agar tidak terjadi kelebihan produksi.
Kelebihan produksi berarti menumpuknya persediaan, yang berdampak. Bagi keungan perusahaan menjadi buruk dan bahkan akan mengalami kerugian pada perusahaan.
3. Proses produksi. Ketika merancang sistem produksi, manajemen
harus mempertimbangkan proses produksi yang paling efisien.
4. Lokasi dan tata letak. Setelah proses produksi dipilih, langkah selanjutnya
adalah merancang lokasi dan tata letak dari proses produksi. Lokasi dan tata letak
didesain sedemikian rupa sehingga efisien.
5. Rancangan pekerjaan. Tahap akhir dari perancangan sistem produksi adalah
menentukan pembagian kerja, membuat standar kerja, dan sebagainya. Melalui
rancangan pekerjaan, ditetapkan cara yang terbaik untuk melaksanakan pekerjaan.
Pada tahap ini juga ditentukan para pelaksana dari sistem operasi.
c. Pengendalian sistem produksi
Pengendalian sistem produksi berkaitan dengan dua masalah utama manajemen
operasi, yaitu masalah mutu dan persediaan.
1) Pengendalian mutu. Perusahaan harus dapat menjaga supaya mutu barang
tetap terjamin.
2) Manajemen persediaan. Berhasil tidaknya perusahaan menjual barang dalam banyak
hal bergantung pada ada persediaan.
2. Manajemen Pemasaran
     Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial di mana seseorang atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai.
Dari pengertian pemasaran di atas, manajemen pemasaran diartikan sebagai kegiatan pengaturan secara optimal dari fungsi pemasaran agar kegiatan pertukaran atau penyampaian barang dari produsen ke konsumen dapat berjalan lancar dan memuaskan melalui riset pasar, promosi, pengaturan organisasi pemasaran, sistem distribusi, dan bagaimana memuaskan pelanggan.
Manajemen pemasaran merupakan salah satu bidang  yang sangat penting dari suatu perusahaan karena berfungsi mengenal luaskan produk perusahaan pada masyarakat luas . perusahaan perlu melakukan riset terlebih dahulu sebelum memasarkan, riset tersebut di antaranya :
a. Riset pasar
Pasar merupakan indikator pemberian informasi yang memengaruhi bidang-bidang lainnya. Jika salah dalam menafsirkan keadaan pasar bisa berakibat fatal dalam penentuan kebijakan perusahaan. pasar untuk pasar persaingan monopoli akan berbeda dengan riset pasar untuk pasar persaingan sempurna.
b. Segmentasi, targeting, dan positioning
Proses pemilihan pasar oleh manajemen pemasaran diawali dari proses segmentasi. Segmentasi adalah proses identifikasi sekelompok konsumen homogen yang akan dilayani perusahaan.
c. Bauran pemasaran
Empat unsur penting yang perlu diperhatikan perusahaan dalam memasarkan produknya kepada konsumen. Keempat unsur tersebut adalah produk, harga, promosi, dan distribusi, atau yang lebih dikenal dengan 4P (product, price, promotion, dan place).
1) Produk (product).
perusahaan harus mampu
menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar  sasarannya.

2) Harga (price).
Harga memainkan peranan penting dalam pemasaran. produk, perusahaan harus
mempertimbangkan daya beli dari konsumen yang menjadi sasarannya.
3) Promosi (promotion).
Banyak bukti menunjukkan bahwa keberhasilan produk di
pasar ditentukan aktivitas promosi perusahaan. Penggunaan media promosi, seperti
media elektronik dan cetak, adalah penting untuk menyampaikan pesan tentang
produk.
4) Distribusi atau penempatan (place).
Unsur terakhir dari pemasaran adalah
distribusi. Produk yang baik dengan harga yang wajar dan promosi yang tepat
sasaran, menjadi tidak ada artinya apabila konsumen mengalami kesulitan untuk
mendapatkan produk tersebut.
d. Kepuasan pelanggan
Kepuasan pelanggan menjadi nilai plus bagi perusahaan karena dapet menambah nilai jual bagi perusahaan.


3. Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan adalah manajemen yang berhubungan dengan langkah untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan dan bagaimana penggunaannya dalam rangka mencapai tujuan. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen keuangan adalah manajemen sumber dana, manajemen penggunaan dana, dan pengawasan penggunaan dana.


4. Manajemen Personalia

Manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, integrasi, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan sumber daya manusia untuk mencapai sasaran perseorangan.
5. Manajemen Administrasi
Manajemen administrasi memberi perhatian pada pemberian layanan di bidang administasi, penggunaan alat yang efektif, dan kemudahan pada bidang lain. Untuk itu perlu diperhatikan hal-hal berikut:
a.Pengadministrasian kegiatan
b.Pemakaian alat-alat perkantoran
c.Pemeliharaan organisasi




UNSUR-UNSUR MANAJEMEN
1.Manusia ( man ).
sarana penting atau sarana utama setiap manajer untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan oleh individu-individu tersendiri atau manusianya. Berbagai kegaitan-kegiatan yang dapat diperbuat dallam mencapai tujuan seperti yang dapat ditinjau dari sudut pandang sepeprti sudut pandang proses, perencanaan, pengorganisasian, staffing, pengarahan, dan pengendalian atau dapat pula kita tinjau dari sudut bidang, seperti penjualan, produksi, keuangan dan personalia. Bidang-bidang tersebut memerlukan sumber daya manusia. 
2.Material ( material ).
Dalam proses pelaksanaan kegiatan, manusia menggunakan matrial atau bahan-bahan. Oleh karna itu, material dianggap pula sebagaialat atau sarana manajemen untuk mencapai tujuan. 
3.Mesin ( Machine ).
Mesin merupakan salah satu komponen penting dalam unsur managemen karena dengan jaman yang semakin maju tidak mungkin bekerja tanpa adanya mesin.
4 .Metode ( method ) .
Untuk melakukan kegiatan secara guna dan berhasil guna, manusia dihadapkan kepada berbagai alternatif metode cara menjalankan pekerjaan tersebut sehingga cara yang dilakukannya dapat menjadi sarana atau alat manajemen untuk mencapai tujuan. 
5. Uang ( money ) .
Uang sebagai sarana manajemen harus digunakan sedimikian rupa agar tujuan yang diinginkan tercapai. Uang juga menjadi komponen penting dalam menjalankan unsur manajemen dalam suatu perusahaan. 
6. Pasar ( Markets ) . 
Bagi suatu perusahaan industri market sangat penting bagi kelangsungan produksi suatu perusahaan, karena perusahaan dapat menilai peroduknya melalui pasar .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar